Minggu, 07 April 2013

KKPI latihan



TNI Akan Usut Penembakan di Pasuruan Sampai Tuntas  Fitraya Ramadhanny - detik.com
JAKARTA - TNI menyatakan prihatin atas insiden penembakan warga yang terjadi di Pasuruan, Jawa Timur. Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto berjanji mengusut kasus itu sampai tuntas.
“Kami berkomitmen untuk memproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.  Polda Jatim  dan Polisi  Militer akan bekerja secara koneksitas, ”kata Djoko  dalam jumpa  pers  di  Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta  Pusat, Rabu
(30/5/2006).
Menurut djoko, insiden ini merupakan kesalahpahaman yang menyebabkan aparat TNI AL berhadapan dengan masyarakat. Djoko yakin pasti ada faktor pemicu yang menyebabkan insiden ini terjadi.
“Mari kita semua, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh agama, dan muspida . untuk bersama-sama menjaga ketentraman di Pasuruan. Untuk memudahkan penyidikan agar masalah yang terjadi tidak lebih meluas,” katanya Djoko menyatakan TNI AL akan memberikan santunan bagi korban yang tewas dan luka dalam kejadian tersebut. Namun, djoko tidak menyebutkan jumlah santunan yang akan diberikan dan atas kejadian ini korps marinir meminta maaf atas inside tertembaknya 4 warga saat bentrokan di pasuruan. Mereka juga akan membiayai perawatan para korban.
“kami menyesalkan kejadian ini. Untuk itu, kami mohon maaf kepada keluarganya meninggal,”kata komandan korps marinir (dankomar) mayjen safzen noerdin kepada wartawan saat menggelar jumpa pers di markas komandan pasukan marinir 1 jalan opak surabaya, rabu (30/5/2007)