TNI Akan
Usut Penembakan di Pasuruan Sampai Tuntas Fitraya
Ramadhanny - detik.com
JAKARTA - TNI menyatakan
prihatin atas insiden penembakan warga yang terjadi di Pasuruan, Jawa Timur.
Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto berjanji mengusut kasus itu sampai tuntas.
“Kami berkomitmen untuk memproses sesuai ketentuan
hukum yang berlaku. Polda Jatim dan Polisi Militer akan bekerja secara koneksitas, ”kata
Djoko dalam jumpa pers di
Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara,
Jakarta Pusat, Rabu
(30/5/2006).
Menurut djoko, insiden ini merupakan
kesalahpahaman yang menyebabkan aparat TNI AL
berhadapan dengan masyarakat. Djoko yakin pasti ada faktor pemicu yang
menyebabkan insiden ini terjadi.
“Mari kita semua, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh agama, dan
muspida . untuk bersama-sama menjaga ketentraman di Pasuruan. Untuk memudahkan
penyidikan agar masalah yang terjadi tidak lebih meluas,” katanya Djoko
menyatakan TNI AL akan memberikan santunan bagi korban yang tewas dan luka dalam
kejadian tersebut. Namun, djoko tidak menyebutkan jumlah santunan yang akan
diberikan dan atas kejadian ini korps marinir meminta maaf atas inside
tertembaknya 4 warga saat bentrokan di pasuruan. Mereka juga akan membiayai
perawatan para korban.
“kami menyesalkan kejadian ini. Untuk itu, kami mohon maaf kepada
keluarganya meninggal,”kata komandan korps marinir (dankomar) mayjen safzen
noerdin kepada wartawan saat menggelar jumpa pers di markas komandan
pasukan marinir 1 jalan opak surabaya, rabu (30/5/2007)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar